Selasa, 07 April 2015

Tugas 1 Bahasa Inggris Bisnis 2


Tata Bahasa (Grammar) adalah ilmu yang mengajarkan tentang cara menyusun kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat secara tepat, atau dapat dikatakan, sebelum anda menyusun sebuah kalimat bahasa Inggris, anda harus mempelajari Grammar terlebih dahulu.

Di dalam Tata Bahasa Inggris (English Grammar) dikenal ada delapan jenis kata sebagai unsur pembentuk kalimat yaitu:

  1. Noun (Kata Benda)
  2. Adjective (Kata Sifat)
  3. Verb (Kata Kerja)
  4. Pronoun (Kata Ganti)
  5. Adverb (Kata Keterangan)
  6. Preposition (Kata Depan)
  7. Conjunction (Kata Penghubung)
  8. Interjection (Kata Seru)

Delapan Jenis kata di atas dalam bahasa inggris disebut The Eight Part Of Speech (Delapan Bagian Tata Bahasa).
Kedelapan jenis kata inilah yang digunaka untuk menyusun kalimat bahasa inggris. Dan kedelapan jenis kata ini harus diletakan secara tepat di dalam kalimat bahasa inggris agar kalimat yang disusun memiliki maksud atau arti yang jelas.

Contoh:
I have left my house yesterday.
=Saya telah meninggalka rumah sejak kemarin.

Apabila kalimat tersebut diuraikan menurut jenis katanya aka diperoleh sebagai berikut:
I = Saya, adalah kata ganti (Pronoun)
have = Telah, adalah kata kerja bantu (Auxiliary)
Left = Meninggalkan, adalah kata kerja (Verb)
My = Saya, adalah kata sifat (Adjective)
House = Rumah, adalah kata benda (Noun)
Yesterday = Kemarin, adalah kata keterangan (Adverb)

Tugas 2 Bahasa Inggris Bisnis 2


Cara Membuat Donat Sederhana Dan Praktis


Bahan :
- Tepung terigu sebanyak 1/2 kg
- Gula sendok pasir sebanyak 4 Sdm
- Mentega sebanyak 3 Sdm
- Ragi instan sebanyak 11 gram atau 1/2 bungkus
- Air sebanyak 200 cc
- Susu bubuk dan kental
sebanyak 3 Sdm
- Garam sebanyak 2 sendok teh
- Telur sebanyak 2 butir

Caranya Membuat donat dengan mudah:

1. Terlebih dahulu 2 butir telur dikocok hingga berbusa, kemudian campurkan garam, gula pasir, susu, tepung terigu dan mentega, setelah itu aduk hingga rata.

2. Setelah itu masukkan ragi ke dalam air dan aduk hingga merata, kemudian masukkan ragi ke dalam adonan yang sudah dibuat pada poin nomer 1, setelah itu uleni adonan tersebut sampai kalis, masukkan dalam wadah tertutup dan diamkan selama 21 menit sampai adonan mengembang

3. Jika sudah di diamkan selama 21 menit dan adonan sudah mengembang, sekarang saatnya ambil adonan sebanyak 1 sendok makan dan bulatkan. setelah itu campurkan adonan yang sudah dibulatkan tersebut ke dalam tepung terigu supaya adonan tersebut tidak lengket. Lakukan cara tersebut berulang-ulang sampai adonan habis, kemudian agar adonan terlihat mengembang, biarkan selama 21 menit

4. Setelah di diamkan selama 21 menit dan adonan yang sudah dicampur tepung terigu mengembang, sekarang saatnya ibu memanaskan minyak goreng, adonan yang sudah diberi tepung jangan lupa dikasih lubang. setelah minyak goreng memanas, masukkan adonan donat tersebut kedalam minyak goreng, dan gunakan api kecil, tunggu sampai donat berubah warna menjadi kecoklatan, setelah itu angkat donat dan biarkan hingga donat dingin.

5. Setelah donat dingin, kemudian olesi donat tersebut dengan mentega, lakukan cara tersebut berulang-ulang. setelah itu taburi dengan ceres, keju, strawberry atau bahan-bahan sesuai selera yang ibu  inginkan

Senin, 13 Januari 2014

Tugas 4 Bahasa Indonesia


1. KUTIPAN

Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat/ide/gagasan orang laing yang diambil dari sumber tertentu.Kutipan menyebutkan nama (penulis/editor –cukup nama belakangnya saja), tahun terbit sumber referensi, dan halaman yang dikutip. Contoh :

………………. (Ida, 1998: 20)

Ida (1998: 20) menyatakan ……

Menurut Ida(1998: 20) …………

Kutipan Langsung Pendek

Untuk kutipan langsung pendek, kutipan tidak melebih dari 4 baris. Kutipan diintegrasikan langsung dalam teks. Jarak baris kutipan sama dengan jarak baris teks yang ada, yakni 2 atau 1½ spasi. Kutipan diapit dengan tanda kutip (“…”).

Contoh:

Mengenai memori jangka pendek, (1998: 20) Ida menyatakan “Memori jangka pendek atau disebut sebagai memrori kerja menyimpan informasi yang dibutuhkan dalam waktu singkat/sementara pada saat kita sedang melakukan suatu pekerjaan”.

Kutipan Langsung Panjang

Kutipan langsung panjang adalah kutipan yang terdiri dari 4 baris atau lebih. Pada kutipan panjang, kutipan dipisahkan dengan badan teks. Kutipan panjang berjarak 1 spasi. Biasanya, 2 atau 1½ spasi. Kutipan panjang tidak selalu menggunakan tanda kutip. Boleh ada, boleh tidak. Seluruh kutipan diletakkan menjorok ke dalam 5 –7 karakter. Jika terjadi, kutipan dalam kutipan, gunakan tanda kutip tunggal/jamak.

Contoh :

Pada ilmu Interaksi Manusia dan Komputer, dikenal adanya istilah recency effect. Berikut penjelasan Ida tentang recency effect :

“Hasil peneltitian menunjukkan bahwa kita lebih mudah jika diminta untuk mengingat item yang baru diterangkan dibandingkan dengan item yang sudah diterangkan. Hal ini dikenal dengan recency effect” (Sani, 1959: 7).

Kutipan Tidak Langsung

Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang mengutip hanya ide pokoknya, sedangkan bahasa kutipan dijelaskan dengan bahasa sendiri. Kutipan tidak langsung diintegrasikan dalam badan naskah/teks. Jarak bagian kutipan sama dengan jarak badan teks lainnya. Kutipan tidak langsung juga tidak menggunakan tanda kutip.

Contoh :

Bentuk tulisan faktual yang berupa recount(penceritaan kembali) dalam media massa sangat beragam. Hal ini disebabkan sejalannya tujuan penulisan sebuah recount yang mengarah pada bentuk hiburan atau pemberian informasi (Callaghan & Rothery, 1993: 53). Banyak rubrik surat kabar nasional yang menyediakan tempat untuk pembaca untuk terlibat dalam komunikasi nasional yang dijalin dalam bentuk artikel-artikel.

Kutipan memiliki banyak manfaat diantaranya  :

  1. Menunjukkan kualitas ilmiah yang lebih tinggi.
  2. Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.
  3. Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.
  4. Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
  5. Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.
  6. Meningkatkan estetika penulisan.
  7. Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan  naskah yang  terkait dengan data pustaka.

Kutipan juga memiliki kegunaan diantaranya :

  1. Sebagai Tinjauan Pustaka dalam penyusunan skripsi
  2. Sebagai referensi untuk mencari pengertian dalam penyusunan skripsi dan penulisan ilmiah

2. DAFTAR PUSTAKA (10 Contoh Daftar Pustaka)

1. Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

2. BNSP, (2007). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD/MI Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dasar Kelas V.

3. Depdikbud. (1999). Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Badan Penelitian Dosen LPTK dan Guru Sekolah Menengah. Jakarta: Dikti.

4. Depdiknas. (2003). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Depdiknas.

5. Depdiknas. (2004). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

6. Depdiknas. (2007). Pedoman Penilaian Hasil Belajar. Jakarta: Dirjen Manajemen Dikdasmen, Dirpom Tk dan SD, BNSP.

7. Haryanto, (2003). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

8. Hollands Roy, (1983). Kamus Matematika Departement of Mathematics Dundee Colloge of Education. Jakarta: Erlangga

9. Rahmat, et al. (2006). Belajar Matematika dengan Orientasi Penemuan dan Pemecahan Masalah. Bandung: Sarana Pancakarya.

10. Ruseffendi. (1992). Pendidikan Matematika 3. Jakarta: Depdikbud

3. Abstrak

Pengertian

Abstrak merupakan penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan
ia menjadi bagian tersendiri. Abstrak berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada
pembaca tentang apa yang terdapat dalam suatu tulisan. Pada umumnya abstrak
diletakkan pada bagian awal sebelum bab-bab penguraian. Menurut sifatnya, abstrak
dapat dibagi menjadi abstrak yang bersifat deskriptif yang dalam Bahasa Inggris disebut
Abstract dan abstrak yang bersifat informatif. Abstrak informatif terbagi menjadi
ringkasan (precise) dan ikhtisar (summary). Dalam tulisan ilmiah yang disusun untuk
memperoleh gelar lewat penelitian seperti skripsi, tesis dan disertasi, umumnya jenis
abstrak yang digunakan adalah yang berwujud ringkasan, sedangkan ikhtisar lebih
banyak digunakan pada tulisan ilmiah yang diterbitkan dalam bentuk buku.

 

Fungsi

·         Current awareness: memudahkan para pembaca untuk mendapatkan informasi terbaru tentang suatu bidang yang diminati, tanpa harus membaca seluruh isi dokumen

·         Menghemat waktu pembaca

·         Melanjutkan membaca atau tidak ?

·         Menghindari terjadi duplikasi tulisan

·         Keyword : memudahkan dalam penyimpanan secara elektronis

JENIS ABSTRAK

 

1.2. Abstrak Deskriptif

 

Sebagai abstrak deskriptif, Abstrak hanya menyajikan uraian yang sangat singkat tentang isi tulisan tanpa menyatakan apa yang dibahas dalam aspek-aspek yang tercakup pada tulisan itu sendiri. Dengan kata lain, untuk menjelaskan gagasan utama yang terdapat pada tulisan, Abstrak cukup disusun dalam kalimat tunggal sehingga Abstrak tidak memerlukan perincian yang bersifat detil ataupun contoh-contoh yang bersifat ilustratif. Pandangan penulis tentang karyanya pun tidak akan tampak dalam Abstrak. Pendek kata, pada Abstrak penulis hanya menyajikan hal-hal yang bertalian dengan topik atau menyajikan semata-mata tentang problematika yang terdapat dalam tulisannya.

 

1.3. Abstrak Informatif: Ringkasan (Precise)

 

Ringkasan merupakan penyajian singkat tentang isi tulisan dengan memperlihatkan urutan dari isi atau bab-bab yang terdapat dalam tulisan. Dalam bentuknya yang singkat itu, urutan tentang isi atau bab-bab tulisan disajikan secara proporsional. Pada prinsipnya di dalam ringkasan, gagasan dan pendekatan penulis telah tampak dan problematika berikut upaya pemecahan yang ada dalam tulisan disajikan berurutan sesuai bab-bab yang ada. Adakalanya ilustrasi juga disertakan dalam ringkasan. 

 

1.4. Abstrak Informatif: Ikhtisar (Summary)

 

Abstrak yang berbentuk ikhtisar sebenarnya sering digunakan para penulis dalam membuat kutipan secara tidak langsung ataupun di dalam menyimpulkan suatu uraian. Sebagai salah satu bentuk abstrak, ikhtisar juga merupakan penyajian singkat tentang isi tulisan namun tidak mempertahankan urutan bab-bab yang ada seperti halnya pada ringkasan. Dengan demikian, problematika dan upaya pemecahan yang tersaji dalam tulisan dijelaskan secara ringkas dan bebas tanpa memberikan penjelasan mengenai isi dari seluruh tulisan secara proporsional. Ilustrasi pun kadang juga diperlukan dalam sebuah ikhtisar.

 

 1.5. Panjang Abstrak

 

Tidak terdapat patokan yang absolut mengenai besar kecilnya ringkasan maupun ikhitisar namun bagi penulis pemula dapat mempergunakan patokan seperti misalnya apabila jumlah halaman tulisan adalah 250 halaman, maka proporsi untuk ringkasan atau ihtisar dapat diperkirakan dengan menggunakan rumus di bawah ini : 

 

Jumlah halaman X baris setiap halaman X kata dalam dalam satu baris.

(           250         X               25                X                  9 )                           = 56.250 kata

 

maka jumlah halaman ringkasan atau ikhtisar yang dibutuhkan adalah :

56.250 : (25X9) = 250 kata = ± 1,1 halaman berukuran kuarto dalam 1 spasi atau ±2,5 halaman dalam 2 spasi pada kertas berukuran kuarto

 

Patokan untuk menentukan jumlah baris dalam satu halaman maupun jumlah kata dalam satu baris seperti digunakan pada contoh di atas adalah berasal dari standar masyarakat ilmiah bahwa huruf yang dipakai untuk karya ilmiah adalah berukuran PICA pada mesin ketik atau sama dengan jenis huruf Times New Roman 12 pada program pengolah kata MS Word dan sejenisnya.

Rumus untuk menentukan ukuran ringkasan atau ikhtisar seperti di atas hanyalah gambaran umum yang tidak perlu ditetapkan secara ketat karena yang penting adalah ukuran dan keseimbangan proporsional dengan besar tebal tipisnya sebuah tulisan.

Senin, 30 September 2013

Tugas 2

Wacana Singkat Dengan EYD

  Kebakaran terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan telah menghanguskan puluhan tempat tinggal. Kejadian kebakaran tersebut masih segar dalam ingatan warga sekitar, selama dua tahun terakhir kebakaran yang melanda Wilayah Kota Tangerang Selatan telah menghanguskan rumah warga, banyak warga yang membutuhkan pertolongan. Sejumlah media televisi menayangkan berita kebakaran yang melanda Kota Tangerang Selatan. Korban kebakaran terdiri dari kepala rumahtangga sampai balita tewas dalam kejadian kebakaran.
Dalam sepekan kejadian kebakaran mengalami peningkatan, terhitung  sekitar 20 kejadian kebakaran yang melanda kota Tangerang Selatan. Pemerintah mengirimkan sumbangan untuk para korban kebakaran yang berada di pengungsian. Bantuan tersebut berupa selimut, pakaian bekas dan mie instan , selain itu pemerintah juga memberikan tas , buku dan perlengkapan sekolah untuk anak anak yang menjadi korban kebakaran. Para warga yang menjadi korban kebakaran , nantinya akan dibangun rumah baru untuk mengganti rumah yang sudah hangus terbakar oleh pemerintah kota Tangerang Selatan.

Nama : Hardika Ristiadi Pradana
NPM  : 23111220
Kelas : 3Kb02

Tugas 1




Artikel dibawah ini menggunakan Ragam Bahasa Ilmiah:

ARTIKEL UPAYA MAHASISWA DALAM PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN, PENYALAHGUNAAN, DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DI LINGKUNGAN KAMPUS DAN MASYARAKAT

Narkoba merupakan hal yang amat menakutkan untuk bangsa ini. Momentumnya selalu mengancam masa depan anak bangsa. Berkembangnya penyebarluasan narkoba memang sudah sangat mengkhawatirkan. Keberadaannya sudah barang tentu menjadi tanggung jawab kita bersama.
Sebagai mahasiswa, dimana yang sudah seharusnya berfikir secara dewasa, berfikir tidak untuk diri sendiri melainkan berfikir tentang masa depan bangsa ini. Tanggung jawab itu memang mau tidak mau ada di pundak kita semua. Dan sebagai realisasinya, kita dapat ikut berperan aktif dalam hal yang mencakup bidang NARKOBA yang sudah kita ketahui bersama, bahwa benda itu berperan besar dalam merobohkan bangsa ini.
Anggaplah dan yakinilah bahwa narkoba adalah musuh besar pemuda-pemudi Indonesia. Kita harus menghindarinya, kita harus memusnahkannya, dan kita harus serius pada diri kita sendiri “SAY NO TO DRUGS”!
Di bumi pertiwi ini rasanya tidak heran dan tidak asing lagi di telinga kita sebuah kata yang sering kita sebut “NARKOBA”. Mulai dari penyebarannya sampai pada kasus-kasus kriminalitas yang bersangkutan dengan narkoba. Mulai dari kaum bawah sampai kaum tingkat atas yang tersandung kasus karena kepemilikan, pemakaian, bahkan penyebaran narkoba. Sepertinya narkoba memang tidak pandang bulu dalam menggoda iman seorang individu.
Kebanyakan dari kasus penyebaran narkoba, adalah dilandasi dengan motif ekonomi. Keadaan ekonomi yang sulit, apalagi di Indonesia, mencari pekerjaan sulit, pengangguran di sana-sini, pembinaan terhadap pengangguran kurang begitu difikirkan oleh pemerintah, krisis yang terus menerus, harga kebutuhan pokok yang terlalu mahal, ini semua sangat memungkinkan menjadi penyebab utama, penyebaran narkoba disebabkan karna motif ekonomi rakyat yang begitu sulit. Bagaimana tidak mungkin dalam situasi ekonomi yang sangat sulit, rakyat kecil berdiam diri membiarkan dirinya kelaparan, mereka pasti akan berusaha untuk mendapatkan uang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sedangkan pemerintah dan para pejabat-pejabat negara tidak memikirkan sedikitpun nasib rakyat kecil, mereka hanya bisa memikirkan diri mereka sendiri, menikmati kekayaan yang mereka peroleh. Mungkin bagi sebagian kecil rakyat yang kesulitan dalam bidang ekonomi mereka, mereka kadang lebih memilih jalan pintas, seperti mengedarkan narkoba. Mengedarkan narkoba bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan mengeedarkan narkoba hasil yang didapat tidaklah kecil walaupun dengan resiko yang sangat besar. Itulah jalan pintas yang menyesatkan, apabila moral dan iman tidaklah kuat, bukanlah hal yang tidak mungkin ini menjadijalan pintas yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Haruskah kita menodai dan mencoreng nama bangsa kita sendiri???
Fenomena lain adalah bahwa pemakai narkoba sebagian besar adalah anak bangsa yang masih memiliki jiwa muda. Mereka masih remaja, mereka masih di bawah umur, tetapi mengapa mereka menjadi pecandu narkoba???
Labilnya kondisi jiwa dari anak muda memang mengkhawatirkan. Tetapi memang anak muda memang labil, tetapitidak semuanya yang menjadi pecandu narkoba. Dalam hal ini peran orang tua sangatlah penting dalam membimbing anaknya dalam menjalani kehidupan. Mereka labil, namun bila kelabilan itu selalu dilatih untuk menjadi stabil, pastilah tidak akan terjadi kefatalan, seperti menjadi pecandu narkoba. Di sinilah peran orang tua sangat dibutuhkan.
Memang dalam menghadapi globalisasi kehidupan sangatlah dipengaruhi dari pengaruh intern dan ekstern.  Pengaruh intern misalnya adalah peran diri sendiri dan orang tua, sedangkan pengaruh ekstern dapat dimisalkanperan lingkungan sekitar (masyarakat, sekolah, dan pengaruh teman).
Kemudian kita sebagai mahasiswa, apakah peran kita? Mahasiswa adlah individu yang dewasa dan mandiri. Mereka dapat mengatur hidupnya sendiri dan juga dapat menjadi pemimpin bagi orang banyak. Di sini kita sebagai mahasiswa banyak sekali peran yang dapat kita lakukan dalam memusnahkan narkoba. Di Universitas Negeri Semarang ada suatu wadah yang bernama Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (GERHANA) . dengan adanya wadah ini kita dapat mengupayakan P4GN di lingkungan kampus dan juga masyarakat. Kita dapat mengadakan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada siswa SMP/SMA/sederajat dengan maksud dan tujuan untuk lebih memberikan pemahaman yang lebih banyak lagi tentang narkoba dan bahayanya kepada adik-adik kita.
Sebuah sosialisasi merupakan pendekatan secara halus agar tercapai tujuan yang diinginkan. Jika bukan kita, lalu siapa lagi yang harus melakukan ini semua. Kita adalah penerus bangsa dan bangsa kita adalah bangsa yang bebas dari narkoba. HIDUP MAHASISWA INDONESIA! SAY NO TO DRUGS!

Dibawah ini artikel yang menggunakan Ragam Bahasa Semi Ilmiah :
 
Gempa Mentawai Mampu Picu Gempa Lebih Besar 
Gempa 7,2 dalam Skala Richter (SR) yang terjadi di Kepulauan Mentawai mampu memicu gempa lebih besar (megathrust) dari gempa sebelumnya.

            "Kalau ditanya kemungkinan terjadi, bisa saja kemungkinan itu terjadi," kata Kepala Bidang Gempa Bumi dan Pergerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMG), I Gede Swantika, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (27/10/2010).
Namun, dia melanjutkan, kemungkinan megathrust tidak terjadi dalam waktu dekat. Pusat gempa berada di zona subduksi atau daerah penunjaman yang mengarah ke barat.
"Tidak dalam waktu dekat, bisa jadi berpuluh-puluh tahun nanti," ujarnya.
Gede mengatakan, gempa hebat yang melanda kepulauan Mentawai pada Senin lalu berada di luar jalur Mentawai. Berbeda dengan gempa-gempa sebelumnya, yaitu gempa Padang, Nias, Bengkulu, dan Aceh, yang terjadi di jalur Mentawai.
"Karena berada di jalur yang sama itu gempa saling mempengaruhi gempa-gempa di Sumatra," katanya.
Sedikitnya 113 orang tewas dalam musibah gempa dan tsunami pada Senin (25/10/2010). Tsunami setinggi 3-7 meter adalah penyebab banyaknya korban tewas dibandingkan dengan gempa 7,2 SR yang terjadi pukul 21.40 WIB.

Dibawah Ini artikel yang menggunakan Ragam Bahasa Non Ilmiah :


PERADILAN RAKYAT
Cerpen Putu Wijaya

            Seorang pengacara muda yang cemerlang mengunjungi ayahnya, seorang pengacara senior yang sangat dihormati oleh para penegak hukum.

            "Tapi aku datang tidak sebagai putramu," kata pengacara muda itu, "aku datang ke mari sebagai seorang pengacara muda yang ingin menegakkan keadilan di negeri yang sedang kacau ini."

            Pengacara tua yang bercambang dan jenggot memutih itu, tidak terkejut. Ia menatap putranya dari kursi rodanya, lalu menjawab dengan suara yang tenang dan agung.

            "Apa yang ingin kamu tentang, anak muda?"
            Pengacara muda tertegun. "Ayahanda bertanya kepadaku?"
            "Ya, kepada kamu, bukan sebagai putraku, tetapi kamu sebagai ujung tombak pencarian keadilan di negeri yang sedang dicabik-cabik korupsi ini."
            Pengacara muda itu tersenyum.
            "Baik, kalau begitu, Anda mengerti maksudku."

            "Tentu saja. Aku juga pernah muda seperti kamu. Dan aku juga berani, kalau perlu kurang ajar. Aku pisahkan antara urusan keluarga dan kepentingan pribadi dengan perjuangan penegakan keadilan. Tidak seperti para pengacara sekarang yang kebanyakan berdagang. Bahkan tidak seperti para elit dan cendekiawan yang cemerlang ketika masih di luar kekuasaan, namun menjadi lebih buas dan keji ketika memperoleh kesempatan untuk menginjak-injak keadilan dan kebenaran yang dulu diberhalakannya. Kamu pasti tidak terlalu jauh dari keadaanku waktu masih muda. Kamu sudah membaca riwayat hidupku yang belum lama ini ditulis di sebuah kampus di luar negeri bukan? Mereka menyebutku Singa Lapar. Aku memang tidak pernah berhenti memburu pencuri-pencuri keadilan yang bersarang di lembaga-lembaga tinggi dan gedung-gedung bertingkat. Merekalah yang sudah membuat kejahatan menjadi budaya di negeri ini. Kamu bisa banyak belajar dari buku itu."

            Pengacara muda itu tersenyum. Ia mengangkat dagunya, mencoba memandang pejuang keadilan yang kini seperti macan ompong itu, meskipun sisa-sisa keperkasaannya masih terasa.


Nama : Hardika Ristiadi Pradana
NPM   : 23111220
Kelas : 3Kb02

Jumat, 27 September 2013

Tulisan (Tugas Bahasa Indonesia)

Meraih Masa Depan

Selama cahaya mentari masih menerangi bumi
ku langkahkan kaki di jalan yang berliku
di sana banyak tikungan yang menghadang

hidup itu memiliki sebuah pengharapan
saat aku memiliki tujuan
masih ada jalan untuk ku lalui
walau harus menginjak kerikil kecil
namun aku tidak akan menyerah

aku tidak mengenal kata menyerah
masa lalu adalah sebuah petunjuk
untuk menunjuk arah yang benar
masa depan adalah sebuah rintangan
yang harus di lewati dengan penuh keberanian


Nama : Hardika Ristiadi Pradana
NPM  : 23111220
Kelas : 3KB02